Raih Beasiswa Negeri Kanguru

JAKARTA - Data terakhir menunjukkan, lebih dari 20 ribu mahasiswa belajar di Australia. Banyak di antara mereka menempuh studi di Negeri Kanguru tersebut melalui program beasiswa Australian Development Scholarship (ADS) yang diberikan pemerintah Australia.

Reny Y dalam buku Kuliah Gratis di Luar Negeri terbitan Daras Books menjelaskan, setiap tahun ADS diberikan melalui Australian Agency for International Development (AusAID). Sekira 300 beasiswa penuh jenjang master dan doktor ditawarkan kepada para mahasiswa Indonesia dalam dua kategori yaitu public sector category (kategori sektor publik), dan open category (kategori terbuka).

Kategori sektor publik ditujukan bagi para pegawai pemerintahan, akademisi dari universitas negeri, dan karyawan perusahaan milik negara (BUMN). Aplikasi beasiswa yang dikirimkan harus mendapat izin dari Biro Kerja Luar Negeri (BKLN) institusi masing-masing. Sementara, program kategori terbuka bisa diikuti masyarakat umum, baik yang berasal dari organisasi sosial kemasyarakatan, kalangan universitas, maupun mahasiswa yang baru menyelesaikan kuliahnya.

"Sebenarnya masih ada satu kategori lagi, yakni targeted category. Namun, kategori ini mensyaratkan adanya rekomendasi langsung dari suatu lembaga atau universitas di Indonesia dan mendapatkan persetujuan langsung dari AusAID atau pemerintah Australia," tulis Reny.

Pendaftaran beasiswa ADS dibuka hingga awal September tiap tahun. Mereka yang dapat mendaftar adalah warga negara Indonesia (WNI) berusia tidak lebih dari 40 tahun serta tidak sedang menikah dengan warga negara Australia atau Selandia Baru. Pelamar harus memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,9, dan nilai TOEFL institusional minimal 500, TOEFL internasional minimal 170, atau IELTS minimal 5,0.

Pertanyaan mengenai beasiswa ADS dapat dilayangkan ke alamat ads_info@adsjakarta.or.id.(rhs)

Sumber Okezone.com




0 comments:

Posting Komentar